Aji Pamungkas Penyebar Video Bugil Di Magelang Ditangkap

Aji Pamungkas Penyebar Video Bugil Di Magelang Ditangkap

Aji pamungkas umur (21) tahun, menipu korban dengan akun palsu untuk berkenalan di media sosial. pelaku menggunakan foto teman yang punya wajah ganteng.
Wakapolrs magelang Kompol eko mardiyanto. mengungkapkan bahwa korban berinisial AN umur (17) tahun melaporkan tersangka atas pelanggaran UU ITE ini atas laporan korban yang berkenalan di media sosial.

Sebelumnya pelaku juga pernah mengirim foto bugil dirinya sendiri kepada korban. setelah itu pelaku juga meminta kepada korban agar mengirimkan video bugil.

Seiring berjalannya waktu, aji juga pernah mengirimkan gambar tidak senonoh dirinya kepada korban. kemudian, aji meminta korban untuk mengirimkan video dalam posisi bugil.

Setelah menerima kiriman video bugil dari korban, pelaku terus menyebarakan foto bugil si korban kepada temen koran .

Video Itu dijadikan Sarana Untuk Memeras Dan Mengancam Korban Agar Memberikan Uang

Video itu dijadikan sarana untuk memeras dan mengancam korban agar memberikan uang dengan cara mentransfer jumlah uang yang diminta , jika tidak dituruti maka korban akan kembali menyebarkan video bugil itu kepadao orang lain.

Menurut polisi ada korban lain yang ditipu, tapi sampai sekarang itu masih ditindalanjuti. Korban dan pelaku belum pernah bertemu sama sekali, hanya berhubungan melalui sosial media.

Saat ingin berkenalan tersangka menggunakan akun palsu kepada korban AN.

Cara menipu korban lain juga terbilang sama dengan meminta foto korban dan mengajak korban berhubungan intim.

Tersangka aji pamungkas mengakui, berkenalan dengan korban AN melalui facebook dan meminta nomor teleponnya.

Setelah itu beralih menulis pesan di whatsapp dan berkenalan baru satu minggu.

Aji pun mengakui saat berkenalan dengan korban AN memakai akun palsu dan memasang foto temannya yang ganteng.

Saya pakai akun palsu, foto yang ganteng milih temen saya” ujar aji.

Pelaku yang bekerja di pelayanan toko di pakelan itu mengakui bawah setelah mengirim video dan meminta uang.

Saya minta uang kepada korban sekitar Rp 200ribu, tapi dikasih nya Rp 100ribu melalui transfer.

Sedangkan ketiga korban lainnya, hanya dimintain mengirim foto bugil kepadanya.
Saya tidak minta uang , cuma minta foto aja , kalau yang hubungan itu, statusnya dia (korban) pacar” ungkapnya.

Ia pun mengakui bahwa ketiga foto yang dia minta kepada korban lainnya tidak disebarluaskan tetapi hanya dijadikan koleksi sendiri.

“Tidak saya sebarluaskan , hanya untuk koleksi saja” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *