Lumpuh Akibat Tsunami Desa Sumberjaya Terlihat Seperti Kota Mati

Lumpuh Akibat Tsunami Desa Sumberjaya Terlihat Seperti Kota Mati

Sejumlah Kantor Pemerintahan dan Fasilitas Umum di Kecamatan Sumu, Pandeglang, Banten masih lumpuh akibat tsunami. Salah satu desa di kecamatan ini, Desa Sumberjaya, masih belum pulih.

Berdasarkan pantauan, Kamis (27/12), Kantor Desa Sumberjaya sebenarnya masih kokoh berdisi. Namun kondisinya yang dipenuhi lumpur yang sudah mengering disana – sini. Jalan menuju ke kantor desa pun tidak dapat diakses.

Dibelakang kantor ini terdapats ebuah Sekolah Dasar (SD) yang kondisinya juga demikian. Lantai sekolah dipenuhi lumpur yang disertai dengan sampah. Bangunan sekolah masih berdiri kokoh, dan ruangannya masih terkunci, namun sama sekali tidak ada aktivitas di sekeliling sekolah.

Ada juga bangunan masjid yang masih berdiri kokoh. Namun satu dari empat sisi tembok Masjid An- Nur ambrol dan memperlihatkan kondisi dalam masjid. Sisi tembok yang ambrok ini karena dihantam dahsyatnyatsunami 5 hari yang lalu.

Dari penglihatan, empat pilar masjid terlihat jelas dari arah jalan karena tidak tertutupi tembok. Pelataran masjid dipenuhi lumpur dan juga puing-puing yang terbawatsunami.

Sejumlah peralatan bersih-bersih seperti sapu dan kain pel terlihat di sudut-sudut dalam masjid. Memperlihatkan lantai masjid baru saja dibersihkan dari lumpur, walaupun tidak bersih sampai kinclong. Di halaman masjid, terlihat karpet masjid berwarna hijau yang jorok bercampur dengan lumpur. Sepertinya karpet ini terseret keluar ketika terjaditsunami.

Masjid ini memang dibangun di tepi pantai dan mengarah ke Selat Sunda. Walaupun dihantam dahsyatnya tsunami, masjid ini masih berdiri kokoh walaupun satu bagian temboknya ambrol.

Masjid ini sudah dibangun pada tahun 1960

Salah satu warga bernama Hasanah (62) mengatakan bahwa masjid ini sudah dibangun pada tahun 1960. Hasanah menambahkan, bangunan masjid sebelumnya disusun menggunakan batu karang.

“Dulunya dibangun dengan batu karang, kemudian di tahun 1978 diganti dengan bata, mulai diganti bata bagian temboknya,” Jelas Hasanah yang rumahnya bersampingan dengan masjid ini.

Desa Sumberjaya termasuk salah satu desa yang mengalami dampak paling parah akibattsunami pada hari Sabtu (22/12) kemarin. Kebanyakkan warga yang tinggal di kecamatan Sumur, lokasi dimana desa itu berada, sudah mengungsi sehingga terlihat seperti kota mati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *