Kebahagian Para Korban Begal Ketika Kendaraanya Dikembalikan

Kebahagian Para Korban Begal Ketika Kendaraanya Dikembalikan

Wajah bahagia terlihat dari lima orang yang menjadi korban begal dan pencurian sepeda motor di Kota Pasuruan. Mereka tak pernah kepikiran bahwa motor-motor mereka bisa kembali ke tangan setelah dibegal alias di curi.

Pemandangan ini terlihat saat kelima orang ini di undang untuk ke Mapolres Pasuruan Kota untuk melakukan serah terima sepeda motor, Kamis (15/11).

“Saya sangat ber terima kasih untuk Pak Kapolres Pasuruan Kota dan segenap jajarannya yang sudah meng gembalikan sepeda motor anak saya yang hilank. Terima kasih banyak,” ucap Munib, warga yang tinggal di Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, setelah aktivitas serah terima sepeda motor.

Munib menjelaskan anaknya menjadi korban begal ketika mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan plat W 3538 JQ di sekitar pasar Grati, Desa Grati Tunon, Kecamatan Grati. Pembegalan ini terjadi Senin, 12 November 2018 lalu.

“Kejadian itu saat subuh, anak saya di hadang oleh dua orang pelaku. Dirinya langsung diancam menggunakan celurit. Motornya pun di bawa pelaku kabur. Syukurlah berhasil ditemukan kepolisian,” ucapnya.

AKBP Agus Sudaryatno selaku Kapolres Pasuruan Kota, mengatakan motor-motor yang di berikan kembali kepada korban sudah melewati proses administrasi.

“Kami sudah melakukan pengecekan ter kait surat-surat motornya di Samsat, kita menghubungi korban dan mencocokan identitasnya. Kemudian hari kami melakukan penyerahan,” ucap Agus.

Lima sepeda motor yang dikembalikan kepada para korban antara lain Yamaha Vixion 150cc nopol N-4754-XJ, Honda Supra nopol N-2984-PR, Honda Beat nopol N-5585-SU, Honda Beat nopol N-3090-TBA, dan Honda Vario 125 nopol W-3538-JQ.

“Sepeda motor para korban ini kami temukan disebuah hutan di Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Kecamatan Grati. Ter tutupi dengan daun kering. Selain mengamankan 5 sepeda motor, petugas juga menemukan dua rangka sepeda motor di lokasi yang sama. Kemungkinan pelakunya satu komplotan,” jelas Kasat Reskrim AKP Slamet Santoso.

Slamet mengatakan para pelaku pencurian ini masih kami lakukan pen gejaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *