Pemicu Lubang Besar di Sawah Sukabumi Ternyata Dari Aliran Air Gua

Pemicu Lubang Besar di Sawah Sukabumi Ternyata Dari Aliran Air Gua

Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Linkungan (PATGTL) Badan Geologi memastikan bahwa lubang misterius yang berada di Sukabumi diakibatkan dari adanya terowongan air di bawah tanah. Terowongan ini memiliki ukuran panjangn 50 meter, ukuran tingginya 3,2 meter dan dengan lebar 2,5 meter.

Terowongan ini berada di Kampung Legoknyenang, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat. Lokasi ini berada tepat dibawah gang perkampungan.

Terowongan ini mempunyai pintu masuk dengan ukuran diameter sekitar 3 meter. Cukup lebar untuk dimasuki 2 sampai 3 orang dalam waktu bersamaan. Berdasarkan keterangan masyarakat sekitar, gua ini dikenal dengan nama Gua Coblong atau terowongan aliran air.

“Terdapat gua saluran air dibawah lubang itu. Tepatnya berada di daerah persawahan ini memang terdapat banyak coblong. Jumlahnya lumayan banyak, bahkan ada juga yang tersusun saling melintang,” ucap Maman(50), warga setempat.

Sejumlah warga mengaku mereka pernah memasuki gua ini. Menyeruak isu terkait keberadaan harta karun yang menjadi legenda kampung ini.

“Umur saya saat itu masih sekitar 17 tahunan, sekitar tahun 1975-1978. Saya sudah lupa waktu tepatnya. Saya pernah memasuki gua tersebut. Karena saya penasaran dulu itu ada isu didalam gua itu terdapat harta karunnya,” ucap Akroma Nukramin (56), salah satu warga yang pernash masuk ke gua itu.

Akrom juga menelusuri gua tersbut yang mempunyai panjang sekitar 50 meter. Menurutnya, gua itu memiliki lantai yang licin dan dindingnya campuran antara batu dan tanah. Akrom menambahkan dirinya harus membungkuk dan berdiri tegak saat menyusuri gua itu.

“Lantainya licin, banyak diselumuti lumut. Lebarnya hanya bisa dilewati oleh dua orang. Untuk tingginya saya tidak tahu secara pasti, kadang saya membungkuk dan kadang berdiri. Dindingnya keras seperti batu karang sebagian lagi merupakan tanah,” ucapnya.

Isu terkait dengan harta karun ternyata tidak benar

Isu terkait dengan harta karun ini tidak benar, pria yang dipanggil Akrom ini hanya menemukan lalay (kelelawar) di dalam gua. Pintu keluarnya menuju ke seberang sawah, hanya berjarak sekitar 7 meter dari tempat ambles atau lubang di tengah sawah.

Posisinya jauh lebih kecil, pintu masuk lebarnya hanya 1,5 meter dengan lebar sekitar 1meter. Terlihat longsoran tanah dan ilalang di sekitar terowongan keluar itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *