Supir Pajero Alami Serangan Jantung Mendadak, dan Tabrak 2 Mobil Lainnya

Supir Pajero Alami Serangan Jantung Mendadak, dan Tabrak 2 Mobil Lainnya

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Barata Jaya, Surabaya. Mobil type Mitsubishi Pajero Sport dengan plat L 1091 FG menabrak dua mobil lainnya yang berada di depannya. Akibat dari kecelakaan ini, supir Pajero tewas di tempat kejadian.

Bripka Fery, selaku Anggota dari Unit Reaksi Cepat Laka Lantas Polrestabes Surabaya, menjelaskan mobil Pajero yang dikendarai oleh Karmadi (57) warga Sidoarjo melintas di Jalan Barata Jaya menuju ke Jalan Raya Nginden.

Saat sampai di lokasi kecelakaan sekitar jam 13.30 WIB , mobil berwarna hitam itu mendadak oleng ke arah kiri. Supir mobil ini diduga mengalami serangan jantung yang menyebabkan dirinya membanting stir ke arah kiri.

“Mobil Pajero ini kemudian menabrak mobil Type Suzuki Ertiga yang sedang terparkir di pinggir jalan. Kemudian juga menabrak mobil pick-up yang berada di depannya,” ucap Fery kepada wartawan di tempat kecelakaan, Selasa(14/8).

Melihat terjadi kecelakaan, warga sekitar kejadian berusaha untuk membantu Karmadi yang ketika itu masih ada di dalam mobilnya. Warga lalu memecahkan kaca bagian samping mobil dikarenakan pintunya terkunci dari dalam.

Saat diselamatkan korban ini ternyata sudah tidak bernyawa. Diduga dirinya mengalami serangan jantung. Dikarenakan tidak ditemukan adanya luka parah yang sampai menyebabkan dirinya meninggal dunia. Dan juga kondisi air bag dalam mobil sudah menggembang.

“Diduga korban ini juga dalam keadaan sakit, saat ini jenazahnya sudah dibawah ke kamar mayat RSU dr Soetomo,” ucap Ferry.

Akibat kecelakaan ini, mobil Pajero yang dikendarai oleh korban ini mengalami kerusakan di bagian depan kiri. Mobil Ertiga milik Arya(26) warga Laguna, Surabaya mengalami kerusakan di bagian lampu kanan. Dn mobil Pick-up mengalami kerusakan di bagian belakang.

Anak menantu karmadi, Heri(42) mengatakan, korban ini hendak menservicekan mobil Pajero itu. Mobil itu merupakan milik majikan mertuanya yang bekerja di perusahaan minyak di daerah Bojonegoro.

Sementara itu putri korban bernama Sri Ayu (38) mengatakan, ayahnya mengeluh sudah sakit sejak 3 bulan yang lalu. Penyakit ini yang diduga menjadi penyebab meninggalnya korban ini.

“Tiga bulan yang lalu ayah mengeluh sakit di bagian dada. Ayah juga mempunyai riwayat darah tinggi,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *