26 Unit Rumah Rusak Akibat Gempa di Solok

26 Unit Rumah Rusak Akibat Gempa di Solok

Korban akibat dari gempa di Kabupaten Solok yang berkekuatan 5,4SR terus meningkat. Sebelumnya hanya sebanyak 23 unit rumah sekarang menjadi 26 unit.

Bahkan berdasarkan data yang dilansir dari BPBD Sumbar ini, sebanyak 6 rumah mengalami kerusakan berat. Sisanya mengalami kerusakan ringan.

E Rahman, selaku kepala BPBD Sumbar, mengatakan sebanyak 26 rumah yang rusak ini. 1 rumah diantaranya adalah rumak Bustami, di Dusun Rawang, Jorong Lubuk Selasih, Kecamatan Gunung Talang. Bustami ini adalah korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah dampak dari gempa.

“Sedangkan lainnya, berada di sejumlah tempat di Kecamatan Danau Kembar.”  Ucap E Rahman setelah pulang dari melayat di rumah duka Rustami yang disemayamkan di rumah saudaranya yang berjarak sekitar 20 meter dari rumah Bustami yang rusak karena gempa, Minggu (22/7) pagi.

Saat ini, pihak BPBD Sumbar Tengah mendistribusikan bantuan logistik ke tempat yang terdampak bencana. Bantuan yang diberikan berupa bantuan logistik dan bersifat sementara.

Walaupun demikian, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Solok jika diperlukan kebutuhan lainnya untuk para korban yang terdampak dari gempa.

Terkait dengan status tanggap darurat yang sudah dilakukan, Rahman mengatakan bahwa hal ini sepenuhnya diserahkan kepada pihak kabupaten Solok.

“Jika nantinya status tanggap darurat sudah ditetapkan, kami dari pihak BPBD Provinsi siap untuk ikut membantu,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan terlihat di rumah duka sejumlah pejabat yang menjabat di wilayah BPBD Sumbar dan BPBD Kabupaten Solok yang datang untuk mengucapkan belasungkawa kepada pihak keluarga dari almarhum Bustami.

Selain E Rahman, juga turut datang Rumainur, yang merupakan Kepala Bidang Kedaruratan Bencana dan Logistik BPBD Sumbar.

Tidak hanya mereka, juga terlihat di rombongan BPBD Provinsi Sumbar hadir AKBP Ferry Irawan SI, k Kapolres Arosuka beserta sejumlah jajaranya.

Dipihak lain, Rumainur, Kepala Bidang Kedaruratan Bencana dan Logistik BPBD Sumbar, mengatakan selain membawa sejumlah barang logistik, pihaknya bersama dengan Kementerian Sosial RI juga membangun tenda untuk digunakan oleh korban gempa yang rumahnya menderita rusak parah.

“Saat ini kami akan memasang sejumlah tenda, termasuk juga dirumah almarhum Bustami yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Dikarenakan rumahnya sudah tidak layak dihuni, sehingga sebagian dindingnya retak dan roboh,” ucapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *