Anggota Satpol PP Jadi Korban Begal Ketika Nge-Grab

Anggota Satpol PP Jadi Korban Begal Ketika Nge-Grab

Seorang anggota Satpol PP di Kota Blitar menjadi korban begal. Kasus ini sempat menjadi viral di media sosial. Korban bernama Iwan Sugianato (41) yang juga bekerja sampingan sebagai supir di Grab Car, dibuang di wilayah Donomulyo, Malang.

Tidak sampai seminggu, polisi berhasil mengamankan para pelaku yang melakukan begal. Dalam mengungkapkan kasus ini, Unit Resmob Reskrim Polres Blitar melakukan kerja sama dengan Subdit Jalantas Dit Krimum Polda Jawa Timur dan Resmob Malang.

Terhadap polisi, Iwan menjelaskan kronolgi kejadian sampai dirinya yang meminta tolong kepada netizen untuk melaporkan ke polisi jika menemukan mobilnya Type Avanza warna silver dengan nomor polisi AG 1235 PG.

Kejadian ini bermula pada tanggal 27 juni sekitar jam 23.30 WIB, Iwan yang merupakan Sananwetan Kota Blitas mendapatkan orderan dari aplikasi Grabnya. Penumpangnya meminta untuk diantar ke daerah Sutojayan, Blitar.

Korban ini lalu dihubungi oleh penumpang dan setuju untuk berjumpa di Terminal Bus Patria di Kota Blitar.

“Sampai di Terminal saya bertemu dengan dua penumpang yang kemudian langsung diantar ke temnpat tujuan. Saat tiba di timur SPBU Jaring, Kembangarum, penumpang meminta untuk berhenti. Mereka mengatakan ingin bertemu dengan teman,” ucap Iwan kepada wartawan saat melakukan jumpa pers di Mapolres Blitar, Selasa (3/7).

Iwanpun menghentikan mobilnya, namun tiba-tiba dirinya didatangi oleh teman pelaku di bagian samping kemudi. Korban ini diancam dengan pisau oleh pelaku yang duduk di bagian belakangnya.

“Secara refleks saya sempat menangis, pisau mengenai tangan dan jari sebelah kanan dan terluka,” ucapnya.

Korban ini lalu dipindahkan ke mobil pelaku

Sedangkan pelaku lainnya yang berada di samping kemudian menyekapnya memakai lakban dan tali tambang untuk mengikat dirinya. Mulut dan matanya dilakban. Kaki dan tangannya diikat kuat dengan tali tambang.

Korban ini lalu dipindahkan ke mobil pelaku diketahui mobil pelaku type Xenia warna Biru dengan Nomor Polisi N 1967 FX yang berada di belakang mobil korban.

“Mobil korban lalu dibawa oleh dua orang pelaku. Korban yang sudah disekap di mobil pelaku kemudian dibawah dua pelaku lainnya pergi. Korban lalu ditinggalkan begitu saja dalam keadaan terikat di sebuah tiang rumah kosong di wilayah Donomulyo,” ucap Anissulah M Ridha selaku Kapolres Blitar AKBP.

Korban ini kemudian ditolong oleh warga Desa Tempursari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang yang kemudian dilaporkan ke polsek setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *