Jadi Kebiasaan, Menggigit Kuku Dapat Menyebabkan 4 Hal Bahaya Berikut

Jadi Kebiasaan, Menggigit Kuku Dapat Menyebabkan 4 Hal Bahaya Berikut

Setiap orang pasti mempunyai kebiasaan masing-masing, baik itu termasuk kedalam kebiasaan buruk ataupun kebiasaan yang baik. Beberapa contoh kebiasaan buruk diantaranya seperti merokok, tidak suka makan dan menggigit kuku.

Yang dinamakan juga kebiasaan, pastinya akan sulit untuk kita hilangkan. Salah satu kebiasaan buruk yang akan dibahas kali ini adalah mengenai mengigit kuku atau dalam istilah medisnya dinamakan onychopagia.

Kebiasaan mengigit kuku ini adalah kebiasaan yang umum yang diidap sebanyak 20 sampai 30 persen orang diberbagai tingkatan umur.

Bahkan , seorang pria berumur 28 tahun asal Inggris dilaporkan hampir meninggal setelah mengigit kukunya. Agar menggigit kuku ini tidak menjadi kebiasaan kalian lagi, dibawah ini dijelaskan tentang bahayanya mengigit kuku.

1. Dapat menyebabkan rusaknya gusi

Selain dapat menyebabkan rusaknya gigi, mengigit kuku ujung-ujungnya juga dapat menyebabkan timbulnya penyakit gusi dan resesi pada gusi.

Bagian ujung kuku yang tajam bisa menularkan bakteri di celah gigi dan kuman ini dapat menyebar ke gusi anda.

Pernyataan ini dikeluarkan oleh sebuah penelitian yang sudah diterbitkan di American Journal of Orthodontics and Dentofacial Orthopaedics.

2. Terdapat banyak kuman dibawah kuku

Bagian bawah kuku menjadi tempat berkembangnya berbagai jenis kuman. Termasuk dua jenis bakteri E. Coli dan Salmonella.

Bakteri ini dapat menyebabkan pilek. Saat kalian mengigit kuku, bakteri ini akan masuk ke dalam mulut. setelah ini terjadi, dapat menimbulkan infeksi serius dalam perut.

Sebuah penelitian tahun 2007 yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Atatürk di Erzurum, Turki membuktikan sebanyak 76% orang yang biasa mengigit kuku dalam tubuhnya terinfeksi nbakteri E. Coli.

3. Mengigit terlalu kuat, dapat menyebabkan infeksi serius

Terkadang kalian secara tidak sengaja mengigit terlalu banyak bagian dari kuku. Hal ini dapat menyebabkan infeksi yang dinamakan paronychia.

Infeksi ini dapat berlangsung sampai berminggu-minggu, yang berakhir dengan timbulnya pembengkakan dan benjolan yang didalamnya berisi nanah.

4. Dapat menyebabkan bau mulut

Sebuah penelitian tahun 2000 yang dikerjakan oleh Department of Periodontics di School of Dentistry di Case Western Reserve University. Penelitian ini dilakukan kepada para pengigit kuku. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa orang yang sering menggigit kuku lebih rentan terhadap bau mulut atau yang disebut halitosis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *