Virus Nipah , Virus Baru dan Belum Ditemukan Vaksin atau Obat

Virus Nipah , Virus Baru dan Belum Ditemukan Vaksin atau Obat

Virus baru dan langka dengan nama Nipah saat ini sudah memakan korban di kota Kerala, India, Kamis(24/5).

Sebanyak 9 orang dilaporkan meninggal , tiga orang diantaranya diketahui positif terkena virus Nipah, sementara itu 6 orang lainnya masih dilakukan pengujian. Dan ada sebanyak 25 korban lainnya yang juga diduga terinfeksi oleh virus ini sedang diberi perawatan dirumah sakit.

Virus ini menjadi ancaman yang sangat berbahaya dan mematikan dikarenakan sampai sekarang belum ditemukan obat ataupun vaksin untuk mencegahnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkategorikan Nipah sebagai daftar prioritas penelitian penyakit yang mendesak untuk dilakukan penelitian sama seperti penyakit SARS dan Ebola.

“Virus Nipah ini juga dapat menyebabkan penyakit pada hewan kelelawar, babi dan hewan domestik lainnya. Belum ditemukan vaksin baik untuk manusia maupun hewan. Perawatan utama yang dilakukan yaitu dengan perawatan secara suportif dan secara intensif,” Tertulis di halaman situs WHO.

Diberitakan dari Economictimes Indiatimes, Virus ini menyebar melalui kelelawar buah dan spesies lainnya seperti manusia.

Mengkonsumsi buah-buahan yang sudah terkena kontak melalui kelelawar yang terinfeksi ataupun mengkonsumsi daging hewan yang telah terinfeksi juga dapat menyebabkan terinfeksi virus ini.

Beberapa pasien yang terinfeksi dengan virus ini tidak memperlihatkan gejala awal sama sekali.

Namun beberapa yang terkena infeksi virus ini awalnya menderita sakit kepala, demam, dan disertai dengan rasa takut dan binggung.

Gejala umum lainnya hampir sama seperti penyakit biasa seperti nyeri otot, demam, muntah dan juga sakit tenggorokan. Infeksi ini kemudian berlanjut menjadi infeksi pernafasan akut yang menimbulkan terjadinya gangguan pernafasan.

Dalam beberapa kasus, virus ini dapat hidup kembali setelah berhenti beberapa bulan atau beberapa tahun dan dapat menyebabkan kematian.

Cara untuk mencegah penyakit ini yaitu dengan menghindari kontak secara langsung dengan orang yang terinfeksi.

Untungnya di Indonesia belum ditemukan adanya kasus virus Nipah ini, menghindari beberapa hewan seperti babi ataupun kelelawar juga dapat menjadi cara mencegahnya.

Cuci tangan dengan teratur dan menggunakan sabun, cuci buah yang akan anda konsumsi dengan bersih dan kupas kulitnya sebelum anda nikmati.

Sampai sekarang belum ditemukan adanya obat ataupun vaksin untuk mengobati para penderita virus Nipah ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *