Puluhan Rumah dan Akses Jalan Rusak Akibat Tanah Ambles

Puluhan Rumah dan Akses Jalan Rusak Akibat Tanah Ambles

Sebanyak puluhan rumah milik warga yang berada di Desa Rajawaten, Kec Tonjong, Kab Brebes, mengalami kerusakan. Hal ini dikarenakan tanah yang ambles. Akibat dari pengeseran tanah ini juga menyebabkan akses jalan di desa ini terputus.

Bencana tanah ambles ini sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu. Pergeseran tanah susulan terus terjadi hingga kedalaman tanahnya mencapai 1 meter.

Amblesnya tanah ini mengakibatkan puluhan rumah di desa Rajawetan mengalami kerusakan yang cukup parah. Kerusakan ini beragam mulai dari hanya retak retak sampai roboh rata dengan tanah. Robohnya puluhan rumah ini dikarenakan pondasi bangunan yang bergeser saat tanah disekitar ambles.

Soemarno, seorang camat di Desa mengungkapkan, total 74 rumah warga rusak akibat bencana ini. Bahkan 22 diantaranya roboh. Sementara puluhan sisanya sekarang dalam kondisi rawan karena dinding rumah sudah retak dan sudah miring.

“Warga yang rumahnya mengalami roboh dan retak parah harus mengungsi ke tempat yang aman. Mereka merasa khawatir masih berdiam dirumah. Hal ini dikarenakan intensitas hujan yang masih tinggi sehingga dapat menyebabkan keselamatan nyawa mereka.” Jelas Soemarno, Jum’at(2/3).

Sejumlah warga yang rumahnya mengalami kerusakan mengatakan bahwa sebelum terjadinya tanah ambles, sempat diawali dengan hujan yang sangat deras. Tak lama berlalu warga dikagetkan dengan suara yang berasal dari pergerakan tanah. Warga pun berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri ke tempat yang aman.

“Suaranya gemeretak dan diikuti dengan robohnya beberapa rumah.” Ucap Damin, salah satu warga.

Warga menambahkan, sampai sekarang pergerakan tanah masih terjadi di lokasi ini. Wargapun masih waspada takutnya hal yang sama dapat terjadi jika hujan lebat datang.

Amblesnya tanah ini tidak hanya menyebabkan rusaknya puluhan rumah warga. Bencana ini juga menyebabkan akses jalan dari Desa Rajawetan menuju ke Kota Kecamatan terputus. Sehingga warga harus menguruk jalan yang putus ini agar bisa dilalui kendaraan dan dapat menuju ke Kota Kecamatan ataupun sebaliknya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *