Soni Ditetapkan Sebagai Tersangka Suap Kepada KPU-Panwaslu Garut

Soni Ditetapkan Sebagai Tersangka Suap Kepada KPU-Panwaslu Garut

Polisi sudah menetapkan Soni Sondani sebagai tersangka dalam kasus suap di Pilgub Garut 2018. Soni adalah bakal calon bupati Garut yang gagal melaju. Diketahui Sonimelakukan transfer sejumlah uang ke Didin Wahyudin, selaku tim suksesnya. Uang ini diketahui digunakan untuk menyuap Garut Ade Sudrajat Komisioner KPU dan Heri Hasan Basri Ketua Panwaslu Garut.

“Jadi untuk pasangan calon atas nama SoniSondani sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan kemungkinan hari ini akan kita lakukan penahanan. Sementara itu, Usep (Nurdin) pasangannya sedang kami lakukan pemeriksaan.” Ucap Kombes Umar Surya Fana selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda JawaBarat di Kantor Mapolda Jawa Barat, Jl SoekarnoHatta, Bandung, Kamis(1/3).

Umar menambahkan, antara Sonidan Usep mempunyai peran yang berbeda. Dalam pengakuannya saat dilakukan pemeriksaan kemarin, Soni mengaku ia melakukan transfer sejumlah uang ke Didin. Namun kepada penyidik Soni mengaku uang yang dikirimnya ini digunakan untuk biaya operasional.

“Dari pengakuan Sonisih, dia boleh saja tidak mengakui perbuatannya. Namun dia mengakui mentransfer sejumlah uang ke Didin tapi alasannya uang tersebut digunakan sebagai biaya operasional. Nah, ini kan terserah dia mau mengatakan digunakan untuk apa. Nanti akan kami lakukan konfrontasi antara Soni dan Didin.” Ucap Umar.

“Namun secara umumnya telah ada transfer dana dari si A ke si B, lalu si B transfer ke Panwas dan KPUD. Umar menambahkan.

Tim satgas Anti Money Politic Bareskrim Mabes Polri bekerja sama dengan Polda Jawa Barat dan Polda Garut mengungkap kasus suap Pilgub Garut 2018 ini. Suap ini dilakukan oleh paslon SoniSondani – Usep Nurdin melalui Didin Wahyudin, tim suksesnya.

Didin memberikan sejumlah uang kepada Ade Sudrajat Komisioner KPU dan Heri Hasan Basri Ketua Panwaslu Garut untuk meloloskan paslon ini supaya bisa maju ke Pilgub Garut.

Didin memberikan sejumlah uang sebesar 100Juta Rupiah dan juga 1unit mobil Type Daihatsu Sigra kepada Ade. Sementara untuk Heri, Didin memberikan uang sebesar 10 juta melalui transfer bank.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *