Erupsi Gunung Sinabung Diabadikan Para Wisatawan

Erupsi Gunung Sinabung Mencapai Ketinggian 5 Km, Diabadikan Para Wisatawan

Erupsi dahsyat yang terjadi di Gunung Sinabung,  Kabupaten Karo, Hari Senin (19/2) menjadi suatu berkah bagi manajemen hotel dikarenakan para wisatawan bahagia melihat peristiwa ini. Salah satu diantaranya adalah Hotel Internasional Sibayak.

Dedi Nelson, selaku GM di Hotel Internasional Sibayak menjelaskan, para penghuni hotel sangatlah antusias melihat erupsi yang tejadi. Apalagi, selama ini para wisatawan tidak pernah melihat erupsi di Gunung Sinabung yang sebesar ini.

“Antusias para wisatawan sangatlah besar, banyak dari mereka yang mengabadikan kejadian ini. Apalagi tinggi material dari ErupsiGunung Sinabung terlihat dari Hotel. Dahsyat sekali mencapai lima kilometer.” Ucapnya, Senin (19/2) malam.

Saat terjadinya erupsi Gunung Sinabung, para penghuni Hotel sedang menikmati sarapan. Sehingga mereka pun keluar dari restoran ke pelataran. Artinya, para penghuni hotel ini tidak merasa panik dengan kejadian ini.

Walaupun demikian, pihak Hotel tetap melakukan rapat tertutup untuk mencegah masuknya debu. Sehingga dapat dilakukan antisipasi jika arah angin menuju Kota Berastagi. Namun syukurlah arah angin menuju ke Selatan.

“Jika dilihat dari tinggi kolomnya seperti mau turun ke daerah sini. Nampak sangat jelas, sangat besar. Tidak seperti erupsi biasanya, erupsinya setinggi 5000 meter sangatlah besar. Biasanya hanya setinggi 2000 meter,” ucapnya

Erupsi kali ini menjadi yang paling dahsyat sejak tahun 2010

Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi hari Senin (19/2) merupakan letusan yang paling dahsyat sejak tahun 2010. Tinggi kolomnya mencapai 5000 meter. Padahal biasanya hanya sekitar 2500meter. Kemudian jarak luncur awan panas ke arah Selatan-Tenggaranya mencapai 4900meter.

Untungnya arah angin menuju ke arah Barat Selatan, sehingga debu vulkanik ini tidak mengarah ke kota Brastagi, hingga kota Medan. Namun debu vulkanik ini menyelimuti sejumlah kota diantaranya Sidikalang dan Dairi.

“Beberapa wisatawan juga melaporkan mereka menuju ke arah Bukit Gundaling untuk melihat lebih jelas. Memang tinggi kolom yang terjadi melebar yang artinya tidak lurus. Dan erupsiini cukup lama bertahan di udara.” Jelasnya

BPBD Karo telah melakukan tindakan yang cepat. Pasalnya, sudah disediakan mobil pengangkut air di beberapa titik di kota Berastagi. Bahkan, mobil pembersih terlihat sudah ada di beberapa Hotel.

“Tindakan yang cepat ini sangat membantu pihak swasta dan para wisatawan. Selama ini, jika terjadi erupsi langsung dibersihkan dengan cepat. Sehingga para wisatawan domestik maupun mancanegara dapat berlibur kembali.” Ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *